Bahaya HbsAg Positif

HbsAg adalah penanda virus hepatitis B, jika positif, berarti Anda mengidap penyakit hepatitis B, yakni suatu peradangan pada hati. Akan tetapi meski terinfeksi bisa saja virus ini dalam kondisi tenang dan peradangan tidak terjadi. Kita bisa mengetahui peradangan terjadi atau tidak dari pemeriksaan fungsi hati (SGOT dan SGPT). Dari data yang Anda sampaikan, Anda terinfeksi virus hepatitis B tetapi peradangan hati sedang tidak berlangsung.

Bahaya HbsAg Positif

Bahaya HbsAg Positif

Hepatitis B adalah penyakit yang gejalanya jarang diperhatikan oleh seseorang. Beberapa orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki infeksi hati sampai mereka sudah sakit parah. Ini adalah penyakit yang bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia, latar belakang pekerjaan, etnis atau gaya hidup.

Seperti yang disebutkan dalam sebuah situs kesehatan bahwa sekitar 1 juta orang di Jerman diperkirakan mengidap penyakit hepatitis B. Sekitar hanya setengahnya yang mengetahui bahwa mereka mengidap penyakit hepatitis B, karena penyakit ini kadang mempunyai gejala yang sama dengan penyakit lainnya.

Mengenai HBsAg (+) berarti memang Anda sedang terinfeksi oleh hepatitis B. Namun untuk mengetahui virus sedang aktif atau tidak ada beberapa pemeriksaan lain seperti HbeAg ataupun HBV DNA serta pemeriksaan enzim hati seperti SGOT dan SGPT.

Ada lima macam hepatitis yang disebabkan virus, yakni virus Hepatitis A, virus Hepatitis B, virus Hepatitis C, virus Hepatitis D, dan virus Hepatitis E. Pada umumnya penderita Hepatitis A & E dapat sembuh, sebaliknya B & C dapat menjadi kronis. Virus Hepatitis D hanya dapat menyerang penderita yang telah terinfeksi virus Hepatitis B dan dapat memperparah keadaan penderita.

Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk memastikan diagnosis hepatitis karena penderita hepatitis sering tidak bergejala atau tidak gejala tidak khas.

Pemeriksaan untuk hepatitis akut :
– Enzim GOT, GPT
– Penanda Hepatitis A (Anti Hav IgM)
– Penanda Hepatitis B (HGsAg, Anti HBC IgM)
– Penanda Hepatitis C (Anti HCV, HCV RNA)
– Penanda Hepatitis E (Anti HEV IgM)

Pemeriksaan untuk hepatitis kronis :
– Enzim GOT,GPT
– Penanda Hepatitis B (HBsAg,HBe, Anti HBc, Anti HBe, HBV DNA)
– Penanda Hepatis C (Anti HCV,HCV RNA)

Penanda imunitas :
– Anti HAV
– Anti HBs

Hepatitis A

Hepatitis A adalah golongan penyakit hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian. Gejala : Pada minggu pertama, individu yang dijangkiti akan mengalami sakit seperti kuning, keletihan, demam, hilang selera makan, muntah-muntah, pusing dan kencing yang berwarna hitam pekat.

Hepatitis B

Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya di dunia. Gejala Hepatitis B : Secara khusus tanda dan gejala terserangnya Hepatitis B yang akut adalah demam, sakit perut dan kuning (terutama pada area mata yang putih/sklera).

Hepatitis C

Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui kontak darah {transfusi, jarum suntik (terkontaminasi), serangga yang menggiti penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya}. Gejala Hepatitis C : lelah, hilang selera makan, sakit perut, urin menjadi gelap dan kulit atau mata menjadi kuning yang disebut “jaundice” (jarang terjadi).

Pada 5-10% orang dewasa yang terinfeksi hepatitis B akan ‘membawa’ atau menyimpan virus tersebut selama hidupnya, yang kemudian disebut hepatitis Bcarriers.  Hepatitis B memiliki 4 fase untuk menjadi Hepatitis B kronik yaitu:

  1. Fase toleransi imunitas (immune tolerance phase)
  2. Fase pembersihan imunitas (immune clearance phase)
  3. Fase kontrol imunitas (immune control phase)
  4. Fase penurunan imunitas (immune escape phase)

Penanganan HbsAg Positif

Perawatan dini harus segara dilakukan agar penderita dapat disembuhkan, karena semakin lambat ditangani, virus akan semakin merusak hati dan bahkan menjadi kanker. Pemberian vaksin khususnya perlu diberikan pada anak-anak karena kekebalan tubuh mereka lebih lemah untuk membersihkan virus hepatitis dibandingkan orang dewasa.

Namun, pada kebanyakan orang dewasa yang terinfeksi virus hepatitis B akut, tubuh akan menghilangkan virus ini dengan sendirinya  dalam waktu 6 bulan dan akan meningkatkan  daya tahan tubuhnya sendiri untuk melawan virus ini  pada orang dewasa. Setelah mereka sembuh, mereka tidak dapat  terinfeksi oleh virus hepatitis B lagi (sudah memiliki kekebalan terhadap hepatitis B). Namun, tetap berisiko terkena hepatitis jenis lain. Untuk mengetahui hal ini, diperlukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui apakah penderita telah sembuh dari hepatitis B akut atau berlanjut menjadi hepatitis B kronik.

Sekitar 90% lebih orang dewasa bisa sembuh dari penyakit hepatitis B. Pengobatan secara medis dalam mengobati hepatitis B bertujuan untuk menekan replikasi virus di hati sehingga infeksi tidak berkembang lebih lanjut. Dengan demikian, pengobatan ini dapat mencegah terjadinya sirosis dan kanker.

Pengobatan tradisional paling dicari

Jika pengobatan medis sudah anda lakukan bahkan sudah kesekian kalinya menjalani pengobatan medis tapi tidak menghasilkan perubahan positif, maka dari itu, kami disini ingin memberikan solusi terpercaya yang akan memberikan bukti penyembuhan melalui CARA MENGOBATI HbsAg POSITIF secara tradisional dan cepat.

Pengobatan tersebut sudah banyak dilakukan oleh ribuan penderita HbsAg positif dengan keterjaminan luar biasa yang memberikan dampak kesembuhan 3x jauh lebih cepat dan terbukti aman. Jika pengobatan lainnya hanya mampu menyembuhkan penyakit secara instan dan kambuh kembali dilain waktu, namun beda halnya dengan obat herbal tersebut yang dapat menyembuhkan penyakit secara tuntas dan total.

Keunggulan obat tradisional untuk HbsAg positif:

  • terbuat dari 100% bahan herbal alami
  • tidak menimbulkan efek samping ataupun ketergantungan
  • menyembuhkan 3x jauh lebih cepat
  • mengobati berbagai macam masalah kesehatan yang berhubungan dengan hati
  • aman dan cocok untuk semua kalangan usia
  • aman dikonsumsi untuk penderita penyakit lain jika penderita menderita komplikasi penyakit

BY : www.walatragamatemaskapsul.co.id

Tinggalkan komentar


CATATAN - Anda bisa menggunakan HTML Label dan atribut:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>